Hatyai, Thailand – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK). Tim mahasiswa FKIP berhasil meraih juara 3 dalam ajang The International Teaching Excellence Award (ITEA) 2025, yang diselenggarakan oleh Prince of Songkla University (PSU), Hatyai, Thailand, pada Jumat (23/05/2025).
Tim yang terdiri dari lima mahasiswa lintas program studi ini sukses mengharumkan nama USK di kancah internasional. Mereka adalah Virqa Beniqa dan Fachrina Hustati dari Pendidikan Fisika, Iqmal Pasha dari Pendidikan Bahasa Inggris, Rania Dzakira dari Pendidikan Biologi, serta Hanike Muhariza dari Pendidikan Matematika. Di bawah bimbingan intensif Dr. Susilawati, M.Ed. dari Departemen Pendidikan Fisika selama lebih dari satu bulan, tim ini mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi kompetisi bergengsi tersebut.
Dalam lomba microteaching yang berskala internasional ini, tim FKIP USK mengangkat topik inovatif bertajuk “Kearifan Lokal Rumoh Aceh dalam Mitigasi Bencana”. Mereka berhasil mengintegrasikan kekayaan budaya lokal dengan teknologi mutakhir melalui media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Pendekatan ini mendapat perhatian khusus dari dewan juri karena dinilai mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan teknologi pembelajaran modern secara kreatif dan edukatif.
Dr. Susilawati, selaku dosen pembimbing, mengungkapkan rasa bangga dan puas atas pencapaian ini. “Saya sangat puas dengan hasil yang diperoleh oleh tim. Mereka telah bekerja keras selama lebih dari satu bulan, mulai dari perencanaan konsep, pengembangan media AR, hingga latihan microteaching. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja kolektif yang luar biasa dan semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.
Ajang ITEA 2025 diikuti oleh berbagai tim dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas calon pendidik di tingkat internasional.
Keberhasilan tim FKIP USK ini disambut dengan rasa bangga oleh civitas akademika. Dekan FKIP USK, dalam pernyataannya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah mengharumkan nama universitas di kancah internasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP USK mampu bersaing di level global dan menunjukkan kapasitas unggul dalam mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
