Prestasi Mahasiswa

Mahasiswa Berprestasi: Haura Athifah Mawardi, Sosok Inspiratif dari Pendidikan Matematika FKIP USK

Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala kembali menorehkan kebanggaan melalui sosok mahasiswa berprestasi, Haura Athifah Mawardi (Angkatan 2024). Lulusan terbaik SMA Negeri Modal Bangsa dan Duta SMA Aceh 2023 dari Direktorat SMA Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini telah menunjukkan konsistensi luar biasa dalam bidang akademik dan non-akademik sejak awal masa studinya.

🏅 Rekam Jejak Prestasi yang Menginspirasi

Haura tidak hanya aktif dalam kegiatan perkuliahan, tetapi juga berhasil mengukir berbagai prestasi di tingkat nasional dan regional. Berikut beberapa capaian gemilang yang telah diraih:

  • 🥇 Mahasiswa Berprestasi Utama FKIP USK Tahun 2025
  • 🏆 Peringkat 6 Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Syiah Kuala Tahun 2025
  • 🥇 Juara 1 Kompetisi Gemar Matematika Karya Tulis Ilmiah Nasional 2025 – Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang
  • 🥈 Juara 2 Lomba Essay FISIP FEST Jilid III Nasional 2025 – Universitas Malikussaleh
  • 🥉 Juara 3 Public Speaking Contest Pekan Ilmiah Akuntansi ke-27 Tahun 2024 – HIMAKA FEB USK
  • 🥇 Juara 1 Public Speaking CINEMA 2024 – HMP KPI UIN AR-Raniry
  • 🥉 Juara 3 Cipta Baca Puisi Sosiologi Fairy Star 2 Tahun 2024 – Himpunan Mahasiswa Sosiologi USK
  • 🥉 Juara 3 Musikalisasi Puisi CINEMA 2025 – HMP KPI UIN AR-Raniry
  • 🥇 Juara 1 Public Speaking ALSA LC USK Academic Competition (ALASCA 2025) – Asian Law Students’ Association LC USK

🎓 Bright Scholarship: Beasiswa Bergengsi untuk Pemimpin Masa Depan

Haura juga merupakan penerima Bright Scholarship, sebuah program beasiswa bergengsi yang diberikan kepada mahasiswa S1 dari 17 PTN terbaik di Indonesia. Beasiswa ini mencakup:

  • Pembiayaan Uang Kuliah Tunggal selama 4 tahun
  • Fasilitas Asrama selama 3 tahun
  • Dukungan lomba tingkat nasional dan internasional
  • Pembinaan komprehensif secara berkala dan terarah
  • Undangan khusus ke Bright National Submit 2024 di Bogor

Program ini bertujuan membentuk pemimpin muda yang berkarakter, berdaya saing, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

💬 Kata Haura: “Prestasi bukan sekadar pencapaian, tapi tanggung jawab untuk memberi makna.”

Haura juga aktif dalam kegiatan PKM dan telah lolos seleksi internal USK di tahun pertamanya. Ia terus menunjukkan semangat belajar, berkontribusi, dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berani bermimpi dan berprestasi.

Program Studi Pendidikan Matematika FKIP USK mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Semoga Haura Athifah Mawardi terus menjadi teladan dan membawa nama baik institusi di kancah nasional maupun internasional.

Tim Math with Ai Raih Juara 3 dalam Digital Mathematics Game Competition (DMGC) 2025

Tim Math with Ai dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih Juara 3 pada kegiatan Digital Mathematics Game Competition (DMGC) 2025. Tim ini terdiri dari dua orang mahasiswa, Arifitria Madani dan Ramanda Gusni Akbar. Dengan bimbingan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd., mereka berhasil mengembangkan game digital yang bernama Speed Math, sebuah permainan mobil balap yang berisikan materi operasi bilangan bulat. Ari dan Ramanda merupakan mahasiswa Angkatan 2021 yang telah selesai melakukan penelitian bersama dosen terkait pengembangan game digital untuk pembelajaran matematika di sekolah. Keberhasilan tim ini tercatat secara resmi dalam Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor 608/UN11.F6/KPT/2025 tanggal 1 Agustus 2025.

DMGC 2025 adalah ajang bergengsi yang menantang mahasiswa untuk merancang dan mengembangkan permainan digital pembelajaran matematika yang interaktif dan sesuai kurikulum SMP. Kompetisi menilai kesesuaian tujuan pembelajaran, desain antarmuka, kreativitas, dokumentasi teknis (flowchart, trailer, screenshot), serta fungsionalitas permainan. Ketentuan lengkap lomba termuat dalam buku pedoman DMGC 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP USK dan Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMMAT) FKIP USK.

Kegiatan DMGC 2025 dimulai dengan pendaftaran, diikuti dengan penjurian, dan diakhiri dengan pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada kurun waktu Juni-Juli 2025. Kegiatan ini dilakukan secara online, peserta cukup mengirimkan karyanya sesuai ketentuan yang ada di buku pedoman DMGC 2025.

Terdapat sebanyak 38 tim yang ikut berpartisipasi dengan 3 tim di antaranya berasal dari luar negeri, yakni Universitas Malaya, Malaysia. Mengingat aturan setiap tim beranggotakan 2–3 orang, estimasi total peserta individu adalah antara 76–114 mahasiswa. Distribusi tim berdasarkan asal kampus dapat dilihat pada tabel berikut.

Perguruan TinggiJumlah Tim% dari Total
Universitas Islam Nusantara923.7%
Universitas Mulawarman513.2%
Universitas Negeri Surabaya410.5%
Universiti Malaya37.9%
Universitas Jember25.3%
Universitas Kristen Satya Wacana25.3%
Universitas Bina Bangsa Getsempena25.3%
Universitas Kuningan25.3%
Universitas Syiah Kuala (USK)12.6%
Universitas Sebelas Maret12.6%
Universitas Negeri Semarang12.6%
Muhammadiyah University of Ponorogo12.6%
UIN Sunan Gunung Djati12.6%
Samudra University12.6%
Surabaya State University12.6%
Universitas Pendidikan Ganesha12.6%
IKIP Siliwangi12.6%
Tabel Distribusi Asal Peguruan Tinggi Peserta DMGC 2025

Berikut rincian pemenang berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala No. 608/UN11.F6/KPT/2025.

• Juara 1: Thinkmetria — Universitas Islam Nusantara (Nilai akhir: 76.25).

• Juara 2: Arithmora — Universitas Kuningan (Nilai akhir: 72.75).

• Juara 3: Math with Ai — Universitas Syiah Kuala (Nilai akhir: 70,00).

Keberhasilan Math with Ai menunjukkan kualitas kreativitas dan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP USK dalam mengintegrasikan aspek pedagogis dan teknologi. Kemenangan ini diharapkan mendorong pengembangan lebih lanjut media pembelajaran digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik SMP dan kurikulum saat ini.

“Kami mengucapkan selamat kepada tim Math with Ai atas prestasi mereka. Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kemampuan pedagogis yang layak dibanggakan. Semoga prestasi ini menjadi pemicu inovasi pembelajaran matematika di lingkungan kita. Kami juga memberi selamat kepada Thinkmetria (Juara 1) dan Arithmora (Juara 2) atas prestasi mereka.” — Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP USK, Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Ed.

Gebrina Rezki, Mahasiswa Pertama Pendidikan Matematika FKIP USK Lulus Tanpa Skripsi Berkat Publikasi Ilmiah

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala. Gebrina Rezki Maulida menjadi mahasiswa Pendidikan Matematika pertama yang berhasil lulus tanpa sidang skripsi, setelah berhasil mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terakreditasi nasional SINTA 2.

Artikel ilmiah yang ditulis Gebrina diterbitkan pada Jurnal Pendidikan MIPA, salah satu jurnal bereputasi nasional yang masuk dalam akreditasi SINTA 2 dengan judul “Correlation of Students’ Engagement and Mathematical Representation Ability Through Realistic Mathematics Education-Based Differentiated Learning”. Artikel ini merupakan hasil dari keterlibatannya dalam penelitian dosen saat berada di semester tujuh di bawah bimbingan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. dan Cut Khairunnisak, S.Pd., M.Sc. Artikel tersebut dapat diakses pada link https://jpmipa.fkip.unila.ac.id/index.php/jpmipa/article/view/154.

Dalam wawancara yang dilakukan, Gebrina membagikan kisah di balik capaian akademiknya tersebut. “Pada saat memasuki semester 7, saya mendapatkan kesempatan berharga untuk terlibat dalam penelitian dosen. Kesempatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik saya, tetapi juga membuka jalan bagi saya untuk menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah,” ujar Gebrina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses penelitian hingga publikasi tidaklah mudah. Ia harus melalui tahapan pengumpulan data, analisis mendalam, hingga revisi artikel berdasarkan masukan dari reviewer jurnal.

“Dengan bimbingan dosen dan ketekunan dalam memperbaiki tulisan, akhirnya artikel saya diterima untuk dipublikasikan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuktikan bahwa mahasiswa sarjana pun bisa berkontribusi di dunia akademik melalui publikasi ilmiah,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi momen penting bagi Prodi Pendidikan Matematika FKIP USK, karena mencatatkan sejarah baru dalam mekanisme kelulusan mahasiswa. Gebrina berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,91. Pencapaian Gebrina menjadi bukti nyata bahwa jalur penelitian dan publikasi dapat menjadi alternatif penyelesaian studi yang bermutu dan kredibel.

“Saya berharap pengalaman ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk lebih aktif dalam penelitian dan publikasi. Dengan usaha yang tekun dan bimbingan yang tepat, tidak ada yang mustahil,” tutup Gebrina dengan penuh semangat.

Prodi Pendidikan Matematika FKIP USK memberikan apresiasi tinggi kepada Gebrina atas pencapaian luar biasa ini, dan berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menulis dan mempublikasikan hasil penelitian mereka sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan matematika.

Prestasi Internasional! Kolaborasi Mahasiswa FKIP USK Raih Prestasi Global, Pendidikan Matematika Ikut Andil

Hatyai, Thailand – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK). Tim mahasiswa FKIP berhasil meraih juara 3 dalam ajang The International Teaching Excellence Award (ITEA) 2025, yang diselenggarakan oleh Prince of Songkla University (PSU), Hatyai, Thailand, pada Jumat (23/05/2025).

Tim yang terdiri dari lima mahasiswa lintas program studi ini sukses mengharumkan nama USK di kancah internasional. Mereka adalah Virqa Beniqa dan Fachrina Hustati dari Pendidikan Fisika, Iqmal Pasha dari Pendidikan Bahasa Inggris, Rania Dzakira dari Pendidikan Biologi, serta Hanike Muhariza dari Pendidikan Matematika. Di bawah bimbingan intensif Dr. Susilawati, M.Ed. dari Departemen Pendidikan Fisika selama lebih dari satu bulan, tim ini mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi kompetisi bergengsi tersebut.

Dalam lomba microteaching yang berskala internasional ini, tim FKIP USK mengangkat topik inovatif bertajuk “Kearifan Lokal Rumoh Aceh dalam Mitigasi Bencana”. Mereka berhasil mengintegrasikan kekayaan budaya lokal dengan teknologi mutakhir melalui media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Pendekatan ini mendapat perhatian khusus dari dewan juri karena dinilai mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan teknologi pembelajaran modern secara kreatif dan edukatif.

Dr. Susilawati, selaku dosen pembimbing, mengungkapkan rasa bangga dan puas atas pencapaian ini. “Saya sangat puas dengan hasil yang diperoleh oleh tim. Mereka telah bekerja keras selama lebih dari satu bulan, mulai dari perencanaan konsep, pengembangan media AR, hingga latihan microteaching. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja kolektif yang luar biasa dan semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.

Ajang ITEA 2025 diikuti oleh berbagai tim dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas calon pendidik di tingkat internasional.

Keberhasilan tim FKIP USK ini disambut dengan rasa bangga oleh civitas akademika. Dekan FKIP USK, dalam pernyataannya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah mengharumkan nama universitas di kancah internasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP USK mampu bersaing di level global dan menunjukkan kapasitas unggul dalam mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.