Berita

Pengabdian Dosen FKIP USK di Aceh Barat: Penguatan Kompetensi Guru SMP Melalui Pelatihan Karir Profesional

Sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah, dosen-dosen FKIP Universitas Syiah Kuala berperan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan pengembangan karir bagi 160 guru SMP di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 3–7 Juli 2025, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, dan menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Daerah dalam sektor pendidikan.

Tim narasumber dari FKIP USK, yang terdiri dari enam dosen lintas bidang keahlian—Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, TIK, dan Prakarya—memberikan pembekalan aplikatif yang berfokus pada penguatan literasi, numerasi, dan karakter peserta didik. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas pembelajaran secara langsung.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga momentum kolaboratif antara akademisi dan praktisi pendidikan dalam merancang pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan abad 21. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Dr. Husensah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi FKIP USK dalam mendukung peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Berita selengkapnya dapat diakses di sini.

Pengabdian Dosen PSPM FKIP USK di SDIT Alfityan: Mendorong Transformasi Pembelajaran Melalui Student-Centered Learning

Sebagai bagian dari komitmen Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP USK dalam mendukung transformasi pendidikan dasar, dosen PSPM FKIP USK, Mukhlis Hidayat, M.Kom., berperan sebagai narasumber utama dalam pelatihan guru bertema “Guru sebagai Fasilitator: Meningkatkan Keterampilan Mengajar dengan Pendekatan Student-Centered Learning” yang diselenggarakan oleh SDIT Alfityan School Aceh pada 15 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 guru SD dari berbagai jenjang kelas dan berlangsung dalam suasana kolaboratif yang mendorong refleksi dan inovasi pedagogik. Dalam sesi utama, Mukhlis memaparkan filosofi Student-Centered Learning (SCL) sebagai pendekatan yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong eksplorasi, berpikir kritis, dan tanggung jawab belajar.

Pelatihan ini juga melibatkan dua mahasiswa pendamping dari FKIP USK, Nurmalis dan Nabila Salsabila, yang memfasilitasi sesi praktik dan diskusi interaktif. Para peserta diberi ruang untuk mendesain ulang strategi mengajar mereka agar lebih responsif terhadap kebutuhan dan karakteristik siswa.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi PSPM FKIP USK dalam pengembangan kapasitas guru di sekolah mitra, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik pendidikan di lapangan. Diharapkan, pelatihan ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam membangun ekosistem pembelajaran yang aktif, reflektif, dan adaptif.

Berita selengkapnya dapat diakses di sini.

Gebrina Rezki, Mahasiswa Pertama Pendidikan Matematika FKIP USK Lulus Tanpa Skripsi Berkat Publikasi Ilmiah

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala. Gebrina Rezki Maulida menjadi mahasiswa Pendidikan Matematika pertama yang berhasil lulus tanpa sidang skripsi, setelah berhasil mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terakreditasi nasional SINTA 2.

Artikel ilmiah yang ditulis Gebrina diterbitkan pada Jurnal Pendidikan MIPA, salah satu jurnal bereputasi nasional yang masuk dalam akreditasi SINTA 2 dengan judul “Correlation of Students’ Engagement and Mathematical Representation Ability Through Realistic Mathematics Education-Based Differentiated Learning”. Artikel ini merupakan hasil dari keterlibatannya dalam penelitian dosen saat berada di semester tujuh di bawah bimbingan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. dan Cut Khairunnisak, S.Pd., M.Sc. Artikel tersebut dapat diakses pada link https://jpmipa.fkip.unila.ac.id/index.php/jpmipa/article/view/154.

Dalam wawancara yang dilakukan, Gebrina membagikan kisah di balik capaian akademiknya tersebut. “Pada saat memasuki semester 7, saya mendapatkan kesempatan berharga untuk terlibat dalam penelitian dosen. Kesempatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik saya, tetapi juga membuka jalan bagi saya untuk menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah,” ujar Gebrina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses penelitian hingga publikasi tidaklah mudah. Ia harus melalui tahapan pengumpulan data, analisis mendalam, hingga revisi artikel berdasarkan masukan dari reviewer jurnal.

“Dengan bimbingan dosen dan ketekunan dalam memperbaiki tulisan, akhirnya artikel saya diterima untuk dipublikasikan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuktikan bahwa mahasiswa sarjana pun bisa berkontribusi di dunia akademik melalui publikasi ilmiah,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi momen penting bagi Prodi Pendidikan Matematika FKIP USK, karena mencatatkan sejarah baru dalam mekanisme kelulusan mahasiswa. Gebrina berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,91. Pencapaian Gebrina menjadi bukti nyata bahwa jalur penelitian dan publikasi dapat menjadi alternatif penyelesaian studi yang bermutu dan kredibel.

“Saya berharap pengalaman ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk lebih aktif dalam penelitian dan publikasi. Dengan usaha yang tekun dan bimbingan yang tepat, tidak ada yang mustahil,” tutup Gebrina dengan penuh semangat.

Prodi Pendidikan Matematika FKIP USK memberikan apresiasi tinggi kepada Gebrina atas pencapaian luar biasa ini, dan berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menulis dan mempublikasikan hasil penelitian mereka sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan matematika.

Prestasi Internasional! Kolaborasi Mahasiswa FKIP USK Raih Prestasi Global, Pendidikan Matematika Ikut Andil

Hatyai, Thailand – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK). Tim mahasiswa FKIP berhasil meraih juara 3 dalam ajang The International Teaching Excellence Award (ITEA) 2025, yang diselenggarakan oleh Prince of Songkla University (PSU), Hatyai, Thailand, pada Jumat (23/05/2025).

Tim yang terdiri dari lima mahasiswa lintas program studi ini sukses mengharumkan nama USK di kancah internasional. Mereka adalah Virqa Beniqa dan Fachrina Hustati dari Pendidikan Fisika, Iqmal Pasha dari Pendidikan Bahasa Inggris, Rania Dzakira dari Pendidikan Biologi, serta Hanike Muhariza dari Pendidikan Matematika. Di bawah bimbingan intensif Dr. Susilawati, M.Ed. dari Departemen Pendidikan Fisika selama lebih dari satu bulan, tim ini mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi kompetisi bergengsi tersebut.

Dalam lomba microteaching yang berskala internasional ini, tim FKIP USK mengangkat topik inovatif bertajuk “Kearifan Lokal Rumoh Aceh dalam Mitigasi Bencana”. Mereka berhasil mengintegrasikan kekayaan budaya lokal dengan teknologi mutakhir melalui media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Pendekatan ini mendapat perhatian khusus dari dewan juri karena dinilai mampu mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan teknologi pembelajaran modern secara kreatif dan edukatif.

Dr. Susilawati, selaku dosen pembimbing, mengungkapkan rasa bangga dan puas atas pencapaian ini. “Saya sangat puas dengan hasil yang diperoleh oleh tim. Mereka telah bekerja keras selama lebih dari satu bulan, mulai dari perencanaan konsep, pengembangan media AR, hingga latihan microteaching. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja kolektif yang luar biasa dan semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.

Ajang ITEA 2025 diikuti oleh berbagai tim dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas calon pendidik di tingkat internasional.

Keberhasilan tim FKIP USK ini disambut dengan rasa bangga oleh civitas akademika. Dekan FKIP USK, dalam pernyataannya, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah mengharumkan nama universitas di kancah internasional.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKIP USK mampu bersaing di level global dan menunjukkan kapasitas unggul dalam mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Launching Program MathMates English Club Program Studi S1 Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Syiah Kuala

Banda Aceh, 12 November 2024 – Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) resmi meluncurkan program MathMates English Club. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Matematika dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta koordinator prodi. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Ed., selaku Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Matematika. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar program ini dapat meningkatkan keterampilan berbicara (speaking skills) mahasiswa, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan persaingan internasional. Beliau juga secara resmi membuka kegiatan MathMates English Club.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan speaking skill mahasiswa dengan pelaksanaan kegiatan satu kali pertemuan setiap minggunya. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Ayu Mastura, dosen S1 Pendidikan Matematika. Pada Batch Pertama, jumlah peserta dibatasi hingga 20 mahasiswa terpilih yang telah mendaftar sebelumnya. Peserta diharapkan dapat mengikuti program ini dengan komitmen penuh agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan pertama MathMates English Club yang melibatkan sesi pembelajaran interaktif, seperti diskusi dan praktik berbicara dalam bahasa Inggris. Acara berjalan dengan lancar dan diakhiri pada pukul 18.00 WIB. Seluruh peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias, dan diharapkan program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa.

Prodi S1 Pendidikan Matematika USK Gelar Sosialisasi untuk Guru dan Siswa SMA/SMK Aceh Jaya

Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Jaya, Aceh Jaya, pada Sabtu, 2 November 2024. Kegiatan ini ditujukan bagi guru dan siswa SMA/SMK di wilayah Aceh Jaya sebagai bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan. Dibuka oleh perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Jaya, Tarmizi, S.Pd., M.Pd., acara ini mendapat apresiasi tinggi atas kontribusi akademisi USK dalam mendukung profesionalisme guru dan memperluas wawasan siswa.

Ketua Departemen Pendidikan FKIP Matematika USK, Dr. Muhammad Ikhsan, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lebih dalam Program Studi S1 Pendidikan Matematika serta peluang karier dan pengembangan kompetensi guru melalui kurikulum merdeka. Dipandu oleh Mukhlis Hidayat, S.Pd., M.Kom., dan menghadirkan Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Ed. sebagai narasumber utama, sosialisasi ini juga memaparkan visi, misi, fasilitas, dan beasiswa yang tersedia, serta kurikulum yang dirancang untuk mencetak pendidik dan peneliti yang kompeten.

Informasi lebih lengkap mengenai kegiatan ini, dapat dibaca di sini.

Pengabdian Internasional Dosen PSPM FKIP USK di Malaysia: Kolaborasi Global untuk Pendidikan Berkelanjutan

Sebagai bagian dari komitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP USK melaksanakan kegiatan pengabdian internasional di Malaysia melalui kolaborasi dengan Universiti Sains Malaysia (USM). Kegiatan ini berlangsung pada 24–25 Oktober 2024 dan mencakup partisipasi dalam Sustainable Talk, penanaman mangrove di Sungai Merbok, serta sosialisasi Online Math Game di Kedah.

Tim pengabdian terdiri dari Rahmah Johar (dosen PSPM FKIP USK), Wiwit Artika (Pendidikan Biologi), Ngadimin (Pendidikan Fisika), dan Arifitria Madani (mahasiswa PSPM). Dalam Sustainable Talk, para peserta mendalami konsep harmoni sosial dan aksi institusional dalam mendukung SDGs, dipandu oleh keynote speaker Professor Emeritus Tan Sri Omar Abdul Rahman.

Kegiatan penanaman mangrove melibatkan 25 peserta dari USK dan RCE Penang USM, sebagai upaya nyata melindungi garis pantai dari abrasi dan memperkuat kesadaran ekologis. Sementara itu, Arifitria mempresentasikan Online Math Game yang dikembangkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui materi bilangan bulat, pecahan, bentuk aljabar, dan persamaan garis lurus. Game ini mendapat apresiasi dari akademisi USM dan Universitas Al Bukhari, serta direncanakan untuk uji coba dan publikasi bersama.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Implementation Agreement antara FKIP USK dan RCE Penang USM, sekaligus memperkuat jejaring internasional dan kontribusi PSPM FKIP USK dalam pendidikan global yang berkelanjutan.

Berita selengkapnya dapat diakses di sini.